Tuesday, October 4, 2016

polisi temukan mas palsu dan uang palsu

MAKASSAR, KOMPAS.com
 - Emas palsu yang ditemukan tim penyidik dari Polda Jatim dan Polda Sulsel di rumah korban Kanjeng Taat Pribadi, almarhumah Najmiah di perumahan dosenUniversitas Hasanuddin (Unhas) Jl Sunu, Makassar, mencapai 500kilogram.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Polda Sulsel Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Anton Charliyan kepada wartawan seusai melakukan penggeledahan di rumah almarhumah Najmiah, Selasa (4/10/2016).
Menurut Anton, selain 500 kilogram emas batangan palsu bergambar palu arit, polisi juga menemukan 1 koper uang asingpalsu dari berbagai negara. Turut serta disita beberapa ikat atau blok kertas putih polos yang telah dipotong-potong sebesarukuran uang dan tiga buah keris pemberian Kanjeng Dimas TaatPribadi.
"Total emas palsu sekitar 500 kilogram lebih, uang palsu dariberbagai negara. Beberapa ikat kertas polos terbungkus kertaskopi yang kata Kanjeng isi blok itu uang semua. Jadi ada 9 peti ajaib yang kata Kanjeng isinya emas dan uang tidak akan habis-habis. Di sinilah penipuannya semua Kanjeng dan semuanya akan dibawa ke Labfor Polda Jawa Timur untuk diteliti lebih lanjut,"tuturnya.
Anton mengungkapkan, terdapat 3.000-an lebih pengikut DimasKanjeng Taat Pribadi yang tersebar di Sulsel. Namun Polda Sulselyang telah membuka posko pengaduan Kanjeng belum meneima laporan para korban.
"Baru 1 korban Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang ada di Makassarmelapor ke Polda Jatim, yakni keluarga almarhum Najmiah," kata Anton.
Terkait dengan kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi, pihaknya jugaakan memeriksa 9 orang saksi korban.

No comments:

Post a Comment